Samata, Gowa — Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar menjadikan sosialisasi dan penguatan moderasi beragama sebagai salah satu materi utama dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tingkat Program Studi bagi mahasiswa baru tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa baru Program Studi Sosiologi Agama tahun 2026, pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sosiologi Agama, serta mahasiswa Sosiologi Agama dari beberapa angkatan. Kehadiran mahasiswa lintas angkatan turut menciptakan ruang interaksi dan pembelajaran bersama dalam membangun pemahaman mengenai kehidupan akademik dan sosial yang berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama.
Materi sosialisasi dan penguatan moderasi beragama disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi Sosiologi Agama, Dr. Asrul Muslim, S.Ag., M.Pd. Penyampaian materi menjadi bagian penting dalam PBAK untuk memberikan bekal awal kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.
Moderasi Beragama sebagai Bekal Mahasiswa
Dalam penyampaian materi, penguatan moderasi beragama ditempatkan sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa Sosiologi Agama. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki sikap terbuka, menghargai perbedaan, membangun dialog, dan menjaga kehidupan bersama di tengah keberagaman.
Sebagai mahasiswa Sosiologi Agama, pemahaman terhadap keberagaman kehidupan sosial dan keagamaan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Karena itu, penguatan moderasi beragama sejak awal masa perkuliahan diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi berbagai realitas sosial yang mereka temui di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Diikuti Mahasiswa Lintas Angkatan
Kegiatan ini tidak hanya diikuti mahasiswa baru, tetapi juga melibatkan pengurus HMPS dan mahasiswa Sosiologi Agama dari beberapa angkatan. Keterlibatan tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk saling berinteraksi dan berbagi pengalaman dalam suasana akademik yang lebih inklusif.
Mahasiswa senior dan pengurus HMPS juga memiliki peran dalam membantu mahasiswa baru mengenal kehidupan kemahasiswaan serta membangun budaya kebersamaan di lingkungan Program Studi Sosiologi Agama.
Melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan moderasi beragama ini, Program Studi Sosiologi Agama berupaya menanamkan pemahaman bahwa kehidupan akademik merupakan ruang untuk belajar, berdialog, menghargai perbedaan, dan membangun kebersamaan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat rangkaian PBAK Program Studi Sosiologi Agama sebagai ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, membangun relasi dengan sesama mahasiswa, serta memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan mereka selama menempuh pendidikan di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar.